+ 62 851-7991-3519
Hubungi Kami
Seluruh Berita Dari : Pembelajaran
17/06/2025
Materi Pembelajaran : Kearifan Lokal
Super Admin
Sosiologi Kearifan Lokal: Menyelami Kebijaksanaan Tradisi dalam MasyarakatMata Pelajaran: Sosiologi Guru Pengampu: Eneng Nuraeni, S.PdPendahuluanDi tengah arus globalisasi dan modernisasi yang semakin cepat, masyarakat modern seringkali lupa bahwa solusi atas berbagai permasalahan sosial dan lingkungan sudah lama ada dalam kebudayaan lokal. Kearifan lokal, sebagai bentuk pengetahuan dan kebijaksanaan masyarakat tradisional, memiliki peran besar dalam membangun tatanan sosial yang harmonis, berkelanjutan, dan adaptif. Di sinilah pentingnya Sosiologi Kearifan Lokal — sebuah pendekatan sosiologis untuk memahami nilai-nilai lokal sebagai bagian dari dinamika sosial masyarakat.Apa Itu Kearifan Lokal?Kearifan lokal atau local wisdom adalah seperangkat pengetahuan, norma, nilai, dan praktik yang tumbuh dan berkembang dalam suatu masyarakat secara turun-temurun. Ia lahir dari proses panjang interaksi manusia dengan lingkungannya dan terbukti mampu bertahan lintas generasi. Kearifan lokal mencerminkan identitas kolektif masyarakat serta menjadi pedoman hidup dalam mengatur hubungan sosial, menjaga lingkungan, dan membentuk karakter budaya.Sosiologi dan Kearifan LokalDalam perspektif sosiologi, kearifan lokal tidak hanya dipandang sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai sistem sosial yang berfungsi mempertahankan keseimbangan masyarakat. Kearifan lokal memainkan peran penting dalam:Kontrol sosial melalui norma adat dan sanksi sosial,Pelembagaan nilai-nilai seperti gotong royong, solidaritas, dan keadilan,Adaptasi masyarakat terhadap perubahan lingkungan atau krisis sosial,Penyelesaian konflik secara non-formal dan berbasis musyawarah.Contoh Kearifan Lokal di IndonesiaIndonesia memiliki kekayaan kearifan lokal yang sangat beragam. Beberapa contohnya antara lain:Subak di Bali: Sistem irigasi tradisional yang dikelola secara komunal berdasarkan prinsip keadilan dan spiritualitas Hindu.Sasi di Maluku dan Papua: Larangan adat sementara terhadap pemanfaatan sumber daya alam demi keberlanjutan ekologis.Gotong Royong di Jawa dan daerah lain: Budaya kerja sama yang mempererat solidaritas sosial.Pamali di Sunda: Larangan atau pantangan yang mengandung pesan moral untuk menjaga hubungan manusia dan alam.Praktik-praktik tersebut membuktikan bahwa masyarakat tradisional memiliki sistem pengetahuan yang mampu menciptakan keharmonisan antara manusia dengan alam, serta antaranggota masyarakat itu sendiri.Relevansi Kearifan Lokal di Era ModernDi era digital dan global saat ini, kearifan lokal seringkali terpinggirkan karena dianggap kuno atau tidak relevan. Namun kenyataannya, nilai-nilai lokal sangat relevan dalam menghadapi tantangan masa kini, seperti:Krisis iklim dan kerusakan lingkungan: Kearifan lokal mengajarkan keseimbangan ekologis dan prinsip keberlanjutan.Krisis sosial dan hilangnya solidaritas: Nilai-nilai kolektif seperti gotong royong menjadi penawar dari individualisme ekstrem.Krisis identitas budaya: Kearifan lokal memperkuat jati diri dan memperkaya keberagaman nasional.Tantangan Pelestarian Kearifan LokalPelestarian kearifan lokal menghadapi sejumlah tantangan:Hilangnya regenerasi nilai budaya karena perubahan gaya hidup.Kurangnya dokumentasi sistematik terhadap praktik lokal.Pengaruh budaya luar yang menggeser nilai-nilai lokal.Kurangnya pengakuan formal dari kebijakan negara terhadap sistem adat.Peran Sosiologi dalam Menjaga Kearifan LokalSosiologi memiliki peran strategis dalam mengkaji, mendokumentasikan, dan merevitalisasi kearifan lokal. Para sosiolog dapat:Menganalisis perubahan sosial dan dampaknya terhadap nilai-nilai lokal,Menjembatani antara kebijakan modern dan sistem adat,Mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan berbasis budaya lokal,Memberdayakan komunitas melalui pendidikan dan advokasi sosial.KesimpulanSosiologi Kearifan Lokal adalah jendela untuk memahami kebijaksanaan tradisional yang hidup dalam masyarakat. Ia bukan hanya tentang melestarikan warisan masa lalu, tetapi juga tentang menggali solusi masa depan yang berakar pada nilai-nilai lokal. Dalam dunia yang terus berubah, kearifan lokal menjadi fondasi sosial yang kokoh, dan sosiologi menjadi alat untuk mengungkap serta memperkuatnya. Maka, menjaga dan mengembangkan kearifan lokal adalah bagian dari tanggung jawab sosial kita bersama.
10/06/2025
Qurban Jadi Sarana Pendidikan Karakter di SMA PGII 2 Bandung
Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H, SMA PGII 2 Bandung melaksanakan kegiatan ibadah qurban dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 7 Juni 2025, di lingkungan sekolah.Pada tahun ini, panitia qurban berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp24.565.000. Dana tersebut berasal dari sumbangan siswa, orang tua siswa, guru, karyawan, serta masyarakat umum. Dari dana tersebut, panitia berhasil membeli dan menyembelih 1 ekor sapi dan 2 ekor domba.Penyembelihan hewan qurban dilakukan di halaman sekolah dengan memperhatikan aspek kebersihan dan keselamatan. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif warga sekolah dan masyarakat sekitar, serta berlangsung dengan tertib dan lancar.Kepala SMA PGII 2 Bandung, Drs. Salehuddin HS, M.Pd.I, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan qurban ini. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dan menegaskan bahwa pelaksanaan qurban ini bukan hanya sekadar ibadah tahunan, melainkan juga sebagai sarana pendidikan karakter bagi siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat belajar tentang nilai-nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.Pelaksanaan qurban ini menjadi media pembelajaran langsung bagi siswa, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai keikhlasan, tanggung jawab, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Para siswa dilibatkan dalam berbagai tahap kegiatan, mulai dari penggalangan dana, persiapan acara, hingga proses distribusi daging qurban. Melalui keterlibatan aktif ini, siswa tidak hanya memahami makna qurban secara teori, tetapi juga merasakannya secara nyata dalam kehidupan. Daging qurban kemudian didistribusikan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan, serta kepada keluarga besar sekolah yang telah terdata sebagai penerima. Kegiatan qurban ini menjadi salah satu bentuk komitmen SMA PGII 2 Bandung dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.Pemotongan DagingPendistribusian Daging Ke Warga Sekitar
27/05/2025
Karya Siswa : Menulis Resensi "The Girl Who Fell Beneath The Sea"
Sang Pengantin Dewa:Menyelami Dunia Mitos dan PengorbananOleh: Azra Adiva Darmawangsa XI MIPA 2 Identitas Buku:Judul Buku: The Girl Who Fell Beneath The SeaPenulis: Axie OhPenerbit: PT Elex Media KomputindoTahun Terbit: 2023Penerjemah: Airien KusumawaradaniGenre: Fantasi Remaja Novel “The Girl Who Fell Beneath The Sea” oleh Axie Oh,  merupakan sebuah retelling dari legenda rakyat Korea yang berjudul The Tale Of Shim Cheong. Mengambil latar dari mitologi Korea,  novel ini berhasil memberikan sentuhan feminisme, petualangan, roh, dan kisah cinta yang membuat kisah ini lebih kompleks. Alih-alih menggunakan karakter utama yang sama, penulis menghadirkan karakter utama baru. Novel ini menghadirkan Mina sebagai pemeran utama. Mina dikisahkan sebagai adik dari kekasih Shim Cheong, Joon. Dalam legenda, Shim Cheong diceritakan sebagai anak berbakti yang rela mengorbankan dirinya pada dewa laut.  Dalam versi novel, Shim Cheong diceritakan sebagai calon pengantin Dewa Laut karena parasnya yang cantik, dan tradisi mengharuskan calon pengantin Dewa Laut untuk dikorbankan di tengah badai laut untuk menghentikan ‘penderitaan’ penduduk desa. Badai dahsyat, banjir, dan kesengsaraan yang dialami penduduk desa selama beberapa generasi ke belakang, dipercaya merupakan kutukan atau amarah dari sang Dewa Laut. Para warga desa meyakini, bahwa dengan mengorbankan seorang gadis berparas cantik, mereka dapat mematahkan kutukan dari Dewa Laut dan mengakhiri kesengsaraan. Shim Cheong yang merupakan gadis tercantik di desa, terpilih untuk menjadi pengantin dewa selanjutnya.Dalam versi novel ini,  Mina hadir sebagai pengganti Shim Cheong untuk menjadi pengantin dewa laut. Saat Shim Cheong hendak dikorbankan di tengah badai laut, Mina melompat ke laut untuk menggantikannya. Meski tidak secantik Shim Cheong, Mina memberanikan dirinya untuk melawan takdir. Hal itu semata-mata ia lakukan karena ingin membiarkan Joon bahagia bersama Shim Cheong.Tubuh Mina kemudian ditarik ke dalam laut oleh seekor naga, hingga akhirnya ia berakhir Alam roh. Meski niat awalnya hanya untuk berkorban untuk kakaknya, perasaan dendamnya pada dewa laut mendorong hasratnya untuk menghentikan penderitaan penduduk desa. Namun waktunya terbatas, dia harus menemukan Dewa Laut sebelum tubuhnya sepenuhnya berubah menjadi roh. Dengan kemampuannya dalam bercerita dan bantuan dari para arwah, Mina harus berhasil menemukan sang dewa untuk menyelamatkan desanyaNovel ini berhasil menyampaikan pesan lewat penokohan karakter Mina yang sangat kuat. Melalui tokoh Mina, penulis ingin menyampaikan bahwa untuk menjadi pahlawan tidak harus selalu datang dari mereka yang dianggap “terpilih”. Pengantin dewa yang dikorbankan sebelumnya mungkin memang “pahlawan yang dipilih” untuk mengakhiri penderitaan warga desa. Namun, ketulusan dan keberanian mereka mungkin tidak murni. Lain halnya seperti Mina, seorang gadis yang berani untuk melawan tradisi dan mengorbankan dirinya. Pengorbanan dari Mina tidak seperti pengantin-pengantin sebelumnya yang hanya terikat dengan tradisi. Pemberontakan dari Mina membuktikan ketulusan serta hasratnya yang kuat untuk menyelamatkan desanya.Selain itu, tema feminisme yang diangkat dari cerita ini juga dikemas dengan rapi melalui penokohan Mina. Mina yang mempertanyakan sistem tradisi dan melanggarnya menunjukan bahwa  perempuan bukan hanya objek korban yang dilabeli sebagai “pahlawan terpilih”, tapi perempuan juga bisa menjadi subjek perubahan. Keberanian, keteguhan hati, dan ketulusan Mina juga menunjukan bahwa bukan hanya kecantikan yang menentukan nilai seorang perempuan. Selain mengangkat tema feminisme, cerita ini juga menambahkan unsur romansa antara Shin dan Mina. Tak seperti karya feminisme lain yang biasanya menyoroti tokoh perempuannya dengan kuat, cerita ini memberikan keseimbangan dengan menambahkan kisah cinta antara Shin dan Mina. Mina dengan karakter kuat dan pantang menyerah juga membutuhkan Shin yang protektif dan bijaksana. Shin yang hilang arah juga membutuhkan Mina disisinya untuk selalu meyakinkannya. Shin dan Mina yang membutuhkan satu sama lain, dan bagaimana keduanya mempengaruhi perkembangan karakter satu sama lain, membuat esensi dari tema feminisme ini semakin kuat dengan mengangkat kesetaraan penokohan antara keduanya.Novel “The Girl Who Fell Beneath The Sea” berhasil mengemas kisah legenda anak-anak menjadi sesuatu yang baru dan segar. Penulis Axie Oh menambahkan unsur dan tema sosial ke dalam cerita ini sehingga membuat versi novel ini menjadi lebih rumit dan menarik. Penulis juga berhasil menggambarkan latar tempat cerita ini dengan sangat deskriptif dan imajinatif, meskipun kadang pembaca perlu imajinasi tingkat tinggi untuk membayangkan keseluruhan latar tempatnya. Sentuhan fantasi dari mitologi Korea membuat cerita ini semakin menarik untuk dibaca, khususnya bagi para pecinta fantasi. Novel ini juga membuktikan kualitasnya melalui penghargaan-penghargaan yang didapat seperti New York Times Bestseller, YALSA 2023 Best Fiction For Young Adults, dan Goodreads Choice Awards 2022-Nominee. Secara keseluruhan novel ini memang bagus dan layak mendapatkan penghargaan-penghargaan tersebut. Novel ini cocok bagi kalangan young adults  berusia 15-20+ tahun. Alur cerita yang rumit, tema sosial yang kuat, serta sentuhan fantasi yang imajinatif, membutuhkan pemahaman dan tingkat imajinasi yang tinggi. Secara keseluruhan saya sangat menyukai novel ini dan sangat merekomendasikannya, terutama pada para pencinta fantasi. 
15/05/2025
Qurban di SMA PGII 2 Bandung: Edukasi, Ibadah, dan Kepedulian Sosial
Bandung, 15 Mei 2025.  Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1 Zulhijah 1446 H yang jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025, SMA PGII 2 Bandung akan melaksanakan kegiatan pemotongan hewan qurban yang melibatkan siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah, tetapi juga sebagai media pembelajaran langsung bagi siswa mengenai makna dan proses pelaksanaan ibadah qurban dalam Islam.Kegiatan qurban ini menjadi bagian dari program tahunan sekolah yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama. Selain itu, siswa juga diajak untuk memahami secara langsung tata cara pelaksanaan qurban yang sesuai dengan syariat Islam.Adapun langkah-langkah kegiatan qurban yang dilaksanakan adalah sebagai berikut:Pengumpulan Dana Sekolah membuka kesempatan kepada siswa, guru, orang tua, dan masyarakat sekitar untuk berpartisipasi melalui pengumpulan dana qurban secara kolektif.Pembelian Hewan Qurban Setelah dana terkumpul, panitia melakukan survei dan pembelian hewan qurban (sapi dan/atau kambing) yang sesuai dengan standar syariat, baik dari segi usia maupun kesehatan hewan.Penyembelihan Hewan Qurban Kegiatan penyembelihan dilakukan pada hari tasyrik pertama di halaman sekolah dengan melibatkan tenaga penyembelih yang berpengalaman serta disaksikan oleh siswa sebagai bagian dari proses edukasi.Pemotongan dan Penimbangan Daging Setelah penyembelihan, daging qurban dipotong-potong dan ditimbang secara merata. Kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran bagi siswa dalam hal kebersihan, kerja sama, dan tanggung jawab.Distribusi Daging Qurban Daging qurban kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan, termasuk warga kurang mampu di lingkungan sekitar sekolah. Selain itu, sebagian juga dibagikan kepada siswa dan guru yang turut serta dalam kegiatan.Kegiatan ini merupakan wujud nyata pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Tidak hanya memahami qurban secara teori, tetapi juga menyaksikan dan ikut serta dalam pelaksanaannya merupakan bagian dari pembelajaran yang bermakna untuk siswa.Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan siswa SMA PGII 2 Bandung dapat menumbuhkan sikap religius, peduli sosial, serta semangat berbagi dengan sesama.
12/05/2025
Cerpen : Tugas yang Tak Terlihat
 Di sebuah sekolah menengah, terdapat seorang siswa bernama Ardi, yang selalu berusaha terlihat baik di mata teman-temannya. Namun, di balik senyum ramahnya, Ardi menyimpan sebuah kebiasaan yang tidak terpuji: ia sering menyontek tugas dari teman-temannya. Suatu hari, saat ujian matematika mendekat, Ardi merasa cemas. Meskipun ia sudah belajar, ia merasa tidak cukup siap. Ia pun memutuskan untuk menyontek tugas matematika temannya, Dika. Dika adalah siswa yang selalu mendapatkan nilai sempurna di kelas, dan Ardi tahu bahwa menyontek dari Dika bisa memberikan solusi cepat. Namun, di balik keputusan itu, Ardi tidak sadar bahwa ia sedang mengambil jalan pintas yang penuh dengan konsekuensi. Dika yang awalnya tidak sadar, akhirnya tahu bahwa Ardi selalu menyalin jawabannya. Awalnya, Dika ragu untuk mengatakan sesuatu. Namun, ia mulai merasa tidak nyaman melihat teman baiknya mengambil keuntungan dari kerja kerasnya. Dika pun memutuskan untuk berbicara. "Ardi, aku tahu kamu menyontek tugasku," kata Dika dengan suara tenang namun tegas. Ardi terkejut, wajahnya langsung berubah merah. "Apa maksudmu? Aku tidak..." "Jangan bohong, Ardi. Aku tahu kamu selalu menyalin jawabanku setiap kali ada tugas matematika. Aku tidak ingin kamu terus seperti ini," kata Dika lagi, kali ini dengan lebih serius. Ardi terdiam. Ia merasa malu, tetapi juga bingung. Di satu sisi, ia merasa tidak mampu menyelesaikan tugas tanpa bantuan, tetapi di sisi lain, ia tahu bahwa tindakan itu salah. "Tapi aku takut nggak bisa mengerjakan tugas kalau nggak nyontek," jawabnya, mencoba mencari pembenaran. Dika menatap Ardi dengan bijak. "Menyontek itu seperti korupsi, Ardi. Kamu merampas hasil kerja keras orang lain untuk keuntunganmu sendiri. Jika kamu terus seperti ini, kamu nggak akan pernah tahu kemampuan sejati dirimu." Ardi merasa seperti tersadar dari sebuah mimpi buruk. Ia teringat bagaimana ia selalu menilai orang yang melakukan kecurangan dalam ujian atau tugas sebagai orang yang tidak jujur. Tapi, ia tidak pernah menyadari bahwa ia sendiri telah melakukan hal yang sama. Hari berikutnya, Ardi memutuskan untuk mengambil langkah besar. Ia mendekati guru matematika mereka dan mengakui bahwa ia sering menyontek dari temannya. Guru itu tidak marah, tetapi memberikan sebuah nasihat yang mendalam. "Ardi, kamu memilih jalan yang salah untuk mendapatkan hasil. Korupsi dalam bentuk apapun, baik itu di dunia nyata atau di sekolah, hanya akan merusak dirimu sendiri. Kejujuran dan kerja keras adalah kunci untuk mencapai kesuksesan yang sejati," kata guru tersebut. Ardi merasa ringan setelah mengakui kesalahannya. Ia bertekad untuk mulai mengerjakan tugas dengan usaha sendiri, tanpa menyontek lagi. Meskipun langkah itu tidak mudah, ia tahu bahwa ia harus berjuang untuk menjadi lebih baik, bukan hanya di mata orang lain, tetapi juga di mata dirinya sendiri. Sejak saat itu, Ardi mulai belajar dengan lebih giat dan tekun. Nilai-nilainya tidak langsung sempurna, tetapi ia merasa bangga karena ia mendapatkan hasil tersebut dengan usaha sendiri. Dan, meskipun ia tahu prosesnya akan panjang, Ardi percaya bahwa kejujuran dan kerja keras akan membawa hasil yang lebih baik daripada jalan pintas yang penuh dengan kecurangan. Dika, yang awalnya merasa kecewa, akhirnya melihat perubahan pada Ardi. Mereka berdua kini belajar bersama, saling mendukung tanpa ada yang menyontek, dan itu membuat hubungan mereka menjadi lebih baik. Ardi pun sadar, bahwa dalam hidup, kejujuran adalah hal yang paling penting, lebih dari sekadar nilai atau penghargaan. 

Popular

PENGUMUMAN KELULUSAN SISWA KELAS XII SMA PGII 2 BANDUNG

PENGUMUMAN KELULUSAN SISWA KELAS XIISMA PGII 2 BANDUNGSMA PGII 2 Bandung dengan bangga mengumumkan hasil kelulusan siswa kelas XII Tahun Pelajaran berjalan. Setelah melalui rangkaian proses pembelajaran dan penilaian, seluruh siswa telah mencapai tahap akhir pendidikan di jenjang Sekolah Menengah Atas.Informasi kelulusan dapat diakses secara online melalui tautan berikut:https://bit.ly/report-kelulusan-sma-pgii2Tata Cara Melihat Pengumuman:Buka tautan pengumuman melalui link yang telah disediakan.Masukkan NAMA LENGKAP dan tulis dengan huruf KAPITALKlik tombol “Lihat Hasil” atau “Cek Kelulusan”.Hasil kelulusan akan ditampilkan pada layar.Klik link surat untuk menyimpan atau mengunduh surat kelulusan.Simpan atau cetak dokumen sebagai arsip pribadi.🎉 Selamat kepada seluruh siswa yang dinyatakan lulus!Semoga kelulusan ini menjadi awal dari langkah baru yang penuh semangat, prestasi, dan kesuksesan. Teruslah berjuang dan berkarya di jenjang berikutnya.⚠️ PENTING – IMBAUAN UNTUK SEMUA SISWA:Demi menjaga ketertiban dan nama baik sekolah, maka:🚫 DILARANG melakukan perayaan kelulusan dalam bentuk:Konvoi kendaraan di jalanCoret-coret seragamPesta yang mengganggu ketertiban umumMari rayakan kelulusan ini dengan cara yang positif, bijak, dan mencerminkan karakter siswa SMA PGII 2 Bandung yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab.Terima kasih atas perjuangan dan dedikasi kalian selama ini.SMA PGII 2 Bandung bangga kepada kalian semua! 💙

Kilas Balik Prestasi: Siswa-Siswi SMA PGII 2 Bandung Terus Torehkan Tinta Emas

Komitmen SMA PGII 2 Bandung dalam membina potensi akademik dan non-akademik siswa kembali membuahkan hasil membanggakan. Dalam kurun waktu belakang ini, deretan prestasi berhasil diraih oleh putra-putri terbaik sekolah di berbagai ajang kompetisi, mulai dari tingkat kota hingga nasional.Kepala SMA PGII 2 Bandung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja kertas para siswa serta dukungan penuh dari guru pembimbing.Daftar Pencapaian SiswaBerikut adalah rekapitulasi prestasi yang berhasil diraih oleh siswa-siswi SMA PGII 2 BandungAbdad Luigio X-1, Juara 2 pada Kejuaraan Tasikmalaya Skate Championship 2025 Regional Jawa Barat, 8-11 Agustus 2025Diva Mustika Dewi XII MIPA 1, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) kecamatan Kiaracondong, 17 Agustus 2025Raden Daffa Andratama Suryamihardja X-1, Juara 2 Junior Kumite Perorangan-76 Kg pada Kejuaraan Bogor Karate Championship Sirkuit IV Jawa Barat & BK Porprov Jawa Barat 2025, 26-28 September 2025Hershel Meilano X-1, Juara 1 200 m Gaya Ganti Perorangan KU SMA Putra dan Perenang Terbaik kelompok SMA Putra pada Kejuaraan BAPOSI-Student Swimming Competition Tahun 2025Raden Daffa Andratama Suryamihardja X-1, Juara 1 Junior Kumite-76 Kg Putra pada Kejuaraan Liga Karate antar Pelajar Seri 3 se-Jawa Barat Tahun 2025, 31 Oktober - 2 November 2025Azra Adiva Darmawangsa XII MIPA 2, Juara Favorit lomba Nasional 3-minutes speech Dies Natalies BK UPI, 10-15 November 2025Raden Daffa Andratama Suryamihardja X-1, Juara 1 Junior Kumite-76 Kg Putrea pada Kejauraan Daerah INKANAS Jawa Barat pada KAPOLDA CUP 2026, 06-08 Februari 2026Hershel Meilano X-1, 5th Place 200 m Gaya Ganti, 4th Place 100 m Gaya Bebas, 5th Place 100 m Gaya Dada Fins, 4th Place 50 m Gaya Bebas, pada Kejuaraan Renang Haris Sanjaya CUP I, 07 Februari 2026Kanayya Ayatulhusna X-3, Juara 2 Poomsae Junior Pair Putri pada Kejuaraan ITN OPEN IX Se-Jawa Barat, 14 Februari 2026Abdillah Rais Koesoema Putra XI-3, Juara 2 Kyorugi Senior O 87 Putra pada Kejuaraan ITN OPEN IX Se-Jawa Barat, 14 Februari 2026Semangat BerkelanjutanKeberhasilan ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa SMA PGII 2 Bandung lainnya untuk berani mengeksplorasi minat dan bakat mereka. Pihak sekolah menegaskan akan terus memfasilitasi setiap langkah siswa dalam meraih mimpi, baik di bidang sains, seni, maupun olahraga.Pencapaian ini juga memperkuat posisi SMA PGII 2 Bandung sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pengembangan bakat yang kompetitif di era global."Kemenangan hari ini adalah langkah awal untuk tantangan yang lebih besar di masa depan. Selamat kepada para pemenang!"

WISUDA TAHFIDZ QURAN 2026

Segala rasa Syukur, bangga dan haru menyelimuti keluarga besar SMA PGII 2 Bandung pada hari Jumat, 17 April 2026, SMA PGII 2 Bandung kembali mengukir sejarah dengan menyelenggarakan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Gelombang 4. Acara sakral ini berlangsung di Aula SMA PGII 2 Bandung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Sebanyak 65 peserta resmi diwisuda setelah berhasil melewati proses Munaqosyah Tahfidzul Qur’an yang dilaksanakan pada bulan Januari 2026. Dari total 174 peserta yang berasal dari kelas X, XI, dan XII, hanya mereka yang memenuhi standar kelulusan yang berhak mengikuti prosesi wisuda kali ini.Wisuda Tahfidz bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk meneguhkan komitmen para peserta dalam menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan keseharian. Keberhasilan mereka menjadi bukti nyata bahwa generasi muda atau yang dikenal dengan Generasi Z mampu menumbuhkembangkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dengan semangat belajar di era digitalisasi.Acara berlangsung dengan penuh kekhidmatan, diiringi lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dari seluruh peserta wisuda tahfidz quran dan doa bersama. Kehadiran orang tua tercinta, keluarga serta seluruh civitas akademika SMA PGII 2 Bandung menambah nuansa haru dan kebanggaan. Prosesi pengalungan selempang, penyerahan sertifikat hafalan dan pemberian reward berupa Mushaf Al Qur’an menjadi simbol penghargaan atas perjuangan panjang para wisudawan dan wisudawati. Dengan terselenggaranya Wisuda Tahfidz Gelombang 4 ini, SMA PGII 2 Bandung berharap semakin banyak peserta didik yang termotivasi untuk memberikan effort lebih di jalan mulia sebagai penjaga Al-Qur’an. Semoga para wisudawan dan wisudawati senantiasa istiqamah dalam mengamalkan ilmu yang telah diraih, serta menjadi teladan bagi generasi berikutnya. Allahummabaarik. Barakallahufiikum.

Selamat dan Sukses! 19 Siswa SMA PGII 2 Bandung Diterima di PTN Jalur Prestasi Akademik dan SNBP 2026

Kabar membanggakan datang dari SMA PGII 2 Bandung! Sebanyak 19 siswa berhasil lolos melalui prestasi akademik dan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026 dengan persentase sebesar 45,23% dari jumlah pendaftar dan diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia.Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, dukungan guru, serta doa dari orang tua dan seluruh keluarga besar sekolah. Berikut adalah nama-nama siswa yang berhasil lolos, lengkap dengan jurusan dan perguruan tinggi yang dituju:​Universitas Padjadjaran (UNPAD)1. Kayyisah Firyal Sujadi - Ilmu Peternakan2. Salsa Mega Cantigi - Ilmu Kelautan3. Rehasya Ainunmahya - Agribisnis4. Salima Putri Celya - Agroteknologi5. Alikha Putri Salsabila - Fisika6. Aulia Nur Azizah - Bahasa dan Budaya Tiongkok7. Naufal Anas Athallah - Matematika8. Azra Adiva Darmawangsa - Hubungan Masyarakat (Jalur IUP 2026)9. Dini Fikamala - Administrasi Bisnis10. Azka Nuril Fauzsn - Ilmu Sejarah11. Haifa Aghniya Mutiaranisa - Sastra Jepang12. Abyan Faiz Nafiza - Bisnis LogistikUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI)1. Diva Mustika Dewi - PGSD Bumi Siliwangi2. M. Ar Rozak Saiful Azhar - Pendidikan Tata Boga3. Malik Fathan Annisyaf - Fisika4. Anisa Karlina Putri - PGSD Bumi Siliwangi5. Syawal Faza Xavier Wangga - Pendidikan Seni MusikPoliteknik Negeri Bandung (POLBAN)1. Morhiza Praja Ramadhan - Manajemen AsetPoliteknik Kesehatan (Poltekkes)1. Khaira Hapsyah Alzena - D4 Keperawatan InternasionalSeluruh keluarga besar SMA PGII 2 Bandung mengucapkan Selamat dan Sukses atas pencapaian yang luar biasa ini. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMA PGII 2 Bandung untuk terus konsisten dalam belajar, mengembangkan potensi diri, dan pantang menyerah dalam menggapai cita-cita di masa depan.Bagi siswa yang belum lolos, jangan berkecil hati. Masih banyak peluang lain yang menanti. Teruslah berjuang dan percaya bahwa setiap usaha pasti akan membuahkan hasil!

Telah Dibuka Pendaftaran SPMB SMA PGII 2 Bandung Tahun Ajaran 2026/2027

Bandung, Oktober 2025 - SMA PGII 2 Bandung telah resmi membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Pendaftaran dibuka mulai Oktober 2025 hingga Juli 2026, setiap hari Senin sampai dengan Sabtu pukul 08.00 - 15.00 WIB.Calon peserta didik dapat melakukan pendaftaran secara daring (online) atau secara langsung (offline) di kampus SMA PGII 2 Bandung, yang beralamat di:Jl. Pahlawan  Belakang No.17, Kelurahan Sukaluyu, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung.SMA PGII 2 Bandung berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas dengan mengedepankan karakter, kompetensi, dan nilai-nilai keislaman, guna mencetak generasi yang unggul dalam bidang akademik dan non-akademik. Bagi para orang tua dan calon peserta didik yang ingin bergabung menjadi keluarga besar SMA PGII 2 Bandung, segera lakukan pendaftaran sebelum kuota terpenuhi. Tim panitia penerimaan siap membantu serta memberikan informasi lengkap mengenai proses pendaftaran, dan program unggulan sekolah.Informasi lebih lanjut:Hubungi Panitia SPMB melalui WhatsApp di nomor 085179913519, atauKunjungi media sosial resmi SMA PGII 2 Bandung: SMA PGII 2 Official (Instagram, Tiktok, Youtube)Mari bergabung dan tumbuh bersama di lingkungan sekolah yang bemutu, bermartabat, dan bernuansa pesantren.SMA PGII 2 Bandung - Membangun Generasi  CAKEP (Cerdas, Agamis, Kreatif, Energik, dan Prestatif)